Santosa Ingin Sintang Jadi Pusat Event Olahraga

Sintang, Kalbar – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa menginginkan Kabupaten Sintang bisa menjadi pusat event olahraga di Kalimantan Barat. Legislator asal Kayan Hilir yang memiliki hobi bermain sepak bola ini menyatakan komitmennya untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Sintang.

Santosa mendorong Pemkab Sintang tetap komitmen dalam memajukan olahraga di daerah ini. Ia mengatakan olahraga bukan hanya sekadar ajang pertandingan semata. Namun olahraga jika dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah. “Seperti penyelenggaraan event olahraga,  bisa menjadi panggung multifungsi. Event ini tidak hanya sebagai event pertandingan semata tapi bisa menghidupkan ekonomi lokal, memperkenalkan budaya setempat ke daerah luar bahkan ke dunia internasional dan mempercepat kemajuan infrastruktur,” katanya.

Masih kata Santosa, jika dirancang dengan strategi yang cerdas, penyelenggaraan olahraga bisa menjadi investasi sosial dan ekonomi, yang berdampak jangka panjang. Investasi sosial yang dimaksud Santosa adalah semangat sportivitas dalam olahraga bisa menggerakkan pembangunan daerah. “Sudah saatnya semangat sportivitas ditempatkan sebagai elemen strategis dalam perencanaan pembangunan daerah, dengan potensi nyata untuk menghasilkan dampak sosial dan ekonomi yang luas,” katanya.

Lanjut Santosa, salah satu dampak paling nyata dari penyelenggaraan event olahraga adalah geliat ekonomi. Ketika ribuan atlet, ofisial, media, dan penonton berdatangan, mereka membawa serta daya beli yang luar biasa. Hotel-hotel penuh, restoran dan kafe diserbu, toko-toko suvenir kebanjiran pembeli, dan jasa transportasi lokal juga akan mendapatkan income. Event olahraga ini menciptakan efek domino yang menguntungkan seluruh rantai pasok ekonomi daerah. “Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan mendapatkan panggung untuk mempromosikan produk dan jasa mereka, membuka lapangan kerja sementara, dan bahkan melahirkan peluang bisnis baru yang berkelanjutan,” ujar Santosa.

Selain itu, kata Santosa, pembangunan atau peningkatan fasilitas olahraga juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi. Setelah event selesai, fasilitas-fasilitas ini tidak hanya menjadi warisan fisik, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pelatihan atlet lokal, kompetisi reguler, atau bahkan sebagai pusat rekreasi bagi masyarakat, menjamin keberlanjutan manfaat ekonominya.

Event olahraga, terutama yang berskala internasional, kata Santosa menjadi platform promosi bagi daerah yang tak ternilai harganya. Citra daerah akan terangkat sebagai destinasi yang mampu menyelenggarakan acara berskala besar, efisien, dan ramah pengunjung. Ini secara tidak langsung mempromosikan potensi pariwisata daerah, menarik lebih banyak wisatawan di masa mendatang, dan bahkan dapat menarik investasi asing.

Karena itu, dia berharap Pemkab Sintang bisa mengembangkan potensi olahraga untuk mendatangkan pendapatan bagi daerah. Hal ini harus dilakukan di tengah semakin berkurangnya anggaran untuk daerah dari pemerintah pusat.

SebelumnyaSawit Denyut Ekonomi Masyarakat
SelanjutnyaDPRD Sintang Desak Perbaikan Kinerja Birokrasi