Semah Laut Karimata Ajang Tahunan Kabupaten Kayong Utara

8

Kayong Utara, Kalbar – Bupati Kayong Utara, Citra Duani usai menghadiri acara ritual Semah Laut warga Desa Padang Kecamatan Kepulauan Karimata mengatakan, Kabupaten Kayong Utara akan menjadikan kegiatan Semah Laut menjadi agenda tahunan.

“Sebelumnya kami telah mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kelautan (LHK), agar kiranya berkenan status Kepulauan Karimata ini disesuaikan menjadi taman nasional alam laut atau taman wisata alam laut. Dan melalui agenda tahunan Semah Laut ini dapat menarik para wisatawan ke destinasi wisata yang ada di Kepulauan Karimata,” kata Bupati Kayong Utara Citra Duani, Kamis (8/4).

Ia mengatakan, acara Semah Laut merupakan. Sebuah kearifan lokal yang penuh syarat dan makna bagi keselamatan dan kemakmuran masyarakat terutama bagi warga di Desa Padang Kepulauan Karimata. Semah laut ini adalah budaya lokal yang turun temurun dilaksanakan oleh masyarakat.

“Maksud dan tujuannya adalah masyarakat ingin agar nelayan kita di laut aman dan tidak ada gangguan, kemudian mendapatkan rezeki yang melimpah, sehingga sebagian dari pada rezeki yang di dapat di sedekahkan kepada penghuni laut agar tetap terjaga,” kata Citra.

Menurutnya, dari 103 pulau, 80 pulau nya di daerah Kepulauan Karimata dan dari 80 pulau itu, 40 diantaranya masuk dalam cagar alam laut. Untuk itu pemerintah Kayong Utara meminta agar status ke 40 pulau itu disesuaikan menjadi taman nasional alam laut atau taman wisata alam laut.

“Hal itu karena Kepulauan Karimata ini potensi wisatanya sangat luar biasa. Dan tidak hanya wisata dari dalam negeri, tetapi wisata mancanegara juga sangat tertarik untuk datang menikmati keindahan panorama alam di Kepulauan Karimata. Alam berupa pulau-pulau dengan perbukitan dan pantai serta terumbu karang di Karimata ini sangat mempesona.

“Untuk itu kita menindaklanjuti dalam kegiatan Sail Karimata pada tahun 2016. Dimana kami menginginkan supaya Kayong Utara itu mendapatkan retribusi atau pendapatan asli daerah semakin meningkat. Salah satunya adalah komoditi unggulan kami adalah sektor pariwisata yang kami kolaborasikan dengan kelautan dan perikanan serta pertanian,” katanya.

Agar keindahan dan kondisi alam Kepulauan Karimata tetap terjaga, kata Citra, Pemda KKU akan selalu memberi himbauan kepada masyarakat lokal maupun masyarakat pendatang supaya melestarikan cagar alam laut dan potensi laut yang melimpah, termasuk terumbu-terumbu karang yang ada saat ini.

“Jadi kita menghindarkan jangan sampai ada pengeboman-pengeboman ikan lagi, kemudian ilegal fishing dan perburuan satwa-satwa atau ekosistem dilindungi termasuk penyu dan lain sebagainya,” kata Bupati KKU.
Menurutnya, keberadaan Penyu bila tidak dijaga dengan baik maka bisa punah, termasuk ikan-ikan yang dilindungi. Maka dari itu, Pemda KKU bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Pihak BKSDA itu menambah personilnya, kalau dapat kantor perwakilannya ada di KKU. sehingga Karimata ini benar-benar bisa bersama-sama dijaga.

Citra menjelaskan, penyelenggaraan Semah Laut di tahun 2021 ini lebih meriah dari pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya hanya ditingkat desa. Ini karena masih pandemi COVID-19 saja sebenarnya banyak orang ingin datang. Selain kegiatan inti Semah Laut lomba-lomba khususnya yang bernuansa tradisional banyak yang bisa digelar. Ada tarik tambang, lomba karung, lomba mancing dan lain-lain.

“Memang sebenarnya banyak yang telah mengontak kita untuk datang ke Karimata ini. Namun karena masih adanya COVID-19 terpaksa diurungkan. Semah Laut ini dilaksanakan tahun ini juga dengan menerapkan Protokol Kesehatan seperti menggunakan masker dan lain sebagainya,” kata Citra.

Terhadap para dukun Desa Padang, Citra menyebutkan Pemda KKu akan terus memberikan edukasi dan pendampingan. Bahkan nanti para dukun itu akan berikan pakaian adat. “Jadi mereka termotivasi selain mereka harus mewariskan, yang mana sudah tua-tua mewariskan kepada anak-anak dan saudaranya, karena susah cari dukun ini, sekarang tinggal 7 orang dulu ada 10 orang dukun,” katanya.

Jadi lanjut Bupati KKU, pemerintah KKU menginginkan agar budaya lokal lebih berkembang dan diminati para wisatawan. Salah satu upaya yaitu mendorong kegiatan kearifan lokal seperti Semah Laut dan budaya-budaya lokal ini untuk terus terpelihara dan terus berkembang.

“Dengan harapan besar pemerintah pusat dapat mengabulkan Kepulauan Karimata menjadi taman nasional alam laut atau taman wisata alam laut. Sehingga siapapun yang datang ke sini mereka wajib untuk melestarikan alam,’ katanya.

Karena tambahnya lagi, kalau taman nasional itu ada zona-zona, zona inti, zona pemanfaatan dan seterusnya. Dan para wisatawan bisa datang ke sin, dengan status Kepulauan Karimata sebagai taman wisata alam laut.

“Kami tidak bisa jual wisata di sini kalau masih berstatus cagar alam laut, karena hanya ilmu pengetahuan dan penelitian yang bisa datang di Karimata ini. Bagaimana orang bisa tertarik datang ke sini kalau hanya ilmu pengetahuan dan penelitian,” pungkasnya.